Seorang ibu hamil berinisial AU (19) ditemukan tewas di kamarnya di Lebong, Bengkulu, dengan luka gorok di leher.
Korban pertama kali ditemukan oleh orang tuanya yang kembali dari pasar. Polisi telah mengamankan pisau yang diduga digunakan sebagai alat pembunuhan dan melakukan penyelidikan intensif. Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di Investigasi Kriminal Indonesi.
Ibu Hamil Ditemukan Tewas di Kamar, Diduga Dibunuh
Seorang ibu hamil berinisial AU (19) ditemukan tewas di dalam kamarnya di Kabupaten Lebong, Bengkulu, Kamis (5/2/2026) siang. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka di leher yang diduga akibat penggorokan. Dugaan pembunuhan ini langsung memicu kepedulian keluarga dan warga setempat.
Kasat Reskrim Polres Lebong, AKP Darmawel, menjelaskan bahwa keluarga korban, yang diwakili oleh Supriyadi, telah melapor terkait dugaan pembunuhan ini. Polisi pun segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
“Hasil pemeriksaan awal di TKP, kita menemukan sebuah pisau yang diduga digunakan untuk menggorok leher korban,” ujar AKP Darmawel. Polisi menekankan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif untuk mengungkap motif dan pelaku.
Penemuan Korban oleh Keluarga
Kapolsek Lebong Atas, Iptu M. Mico, menjelaskan kronologi penemuan korban. AU pertama kali ditemukan oleh orang tuanya yang baru pulang dari pasar. Saat mengecek kondisi anaknya di kamar, mereka terkejut melihat korban sudah tergeletak dengan luka serius di leher.
Korban diketahui sedang hamil, sehingga peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan tetangga sekitar. Masyarakat setempat mengaku kaget karena sebelumnya tidak pernah melihat adanya tanda-tanda ancaman terhadap AU.
“Korban merupakan ibu hamil, ditemukan meninggal di kamar dengan kondisi luka di leher. Saat ini kami tengah melakukan pendalaman kasus untuk mengungkap siapa pelaku dan motifnya,” jelas Iptu M. Mico.
Barang Bukti dan Penyelidikan Polisi
Saat olah TKP, petugas kepolisian menemukan sebuah pisau atau senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi penggorokan. Barang bukti ini diamankan dan akan menjadi fokus pemeriksaan forensik. Polisi juga memeriksa kamar korban, mencari petunjuk tambahan yang dapat mengungkap pelaku.
Selain itu, polisi meminta keterangan dari keluarga dan tetangga. Tujuannya adalah untuk mengetahui kemungkinan adanya konflik atau motif di balik dugaan pembunuhan ini. Pendataan saksi juga dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara akurat.
Pihak kepolisian menekankan bahwa penyelidikan dilakukan secara hati-hati dan profesional. Semua bukti, termasuk pisau yang ditemukan, akan diperiksa secara laboratorium untuk memastikan keterkaitan dengan korban.
Reaksi Keluarga dan Masyarakat
Keluarga korban, terutama orang tua AU, menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Suasana duka semakin berat karena korban sedang mengandung. Mereka berharap polisi segera mengungkap kasus ini agar pelaku dapat diadili sesuai hukum yang berlaku.
Warga sekitar juga mengaku terkejut. Mereka menganggap lingkungan selama ini aman dan tidak menyangka tragedi seperti ini terjadi di tengah kampung. Beberapa tetangga menyebut AU dikenal ramah dan tidak memiliki masalah serius dengan orang lain.
Kasat Reskrim Polres Lebong menambahkan, polisi akan bekerja maksimal untuk mengungkap motif dan identitas pelaku. “Kami akan mengusut tuntas kasus ini, memastikan pelaku mendapat sanksi hukum, dan menjaga keamanan masyarakat,” ujarnya.
Luangkan waktu Anda untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainnya Investigasi Kriminal Indonesi.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar pertama dari news.detik.com
- Gambar Utama dari news.detik.com